Cecen Suci Hakameri

Pemanfaaatan Terapi Kompres Hangat dan Kompres Dingin dalam Mengatasi Nyeri Kehamilan dan Persalinan pada Ibu

Authors

  • cecen suci hakameri universitas hang tuah pekanbaru
  • Rika Andriyani Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Meli Kastia Universitas Hang Tuah Pekanbaru
  • Sri Sevia Amalia Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Keywords:

kompres hangat dan kompres dingin , mengatasi nyeri kehamilan dan persalinan

Abstract

Ketidaknyamanan yang dikeluhkan selama kehamilan dan persalinan adalah nyeri punggung. Pengelolaan nyeri pada kehamilan dan persalinan merupakan salah satu tujuan asuhan sayang ibu. Tujuan keseluruhan dalam pengobatan nyeri adalah mengurangi nyeri sebesar-besarnya dengan kemungkinan efek samping paling kecil. Penatalaksanaan nyeri pada punggung saat kehamilan dan persalinan bervariatif seperti penatalaksanaan farmakologi maupun non farmakologis, Efek fisiologis kompres hangat dapat meredakan nyeri dengan merileksasi otot, memiliki efek sedatif dan meredakan nyeri dan kompres dingin dapat membuat area menjadi mati rasa, memperlambat kecepatan hantaran syaraf sehingga memperlambat aliran impuls nyeri. Tujuan PkM adalah memberikan penyuluhan dan demonstrasi penerapan kompres hangat dan dingin dalam mengatasi nyeri pada kehamilan dan persalinan. Metode pelaksanaan PkM ini ada 3 tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. PkM ini telah dilaksanakan pada tanggal 16 Agustus 2023 di PMB Ernita S.Tr.Keb Pekanbaru. Pelaksanaan PkM ini bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan ibu dan dalam mengatasi nyeri pada kehamilan dan persalinan.

Downloads

Published

2023-12-21 — Updated on 2023-12-23

Versions

How to Cite

suci hakameri, cecen, Andriyani, R. ., Kastia, M. ., & Sevia Amalia, S. . (2023). Cecen Suci Hakameri: Pemanfaaatan Terapi Kompres Hangat dan Kompres Dingin dalam Mengatasi Nyeri Kehamilan dan Persalinan pada Ibu . Jurnal Medika Medika, 2(2), 18–24. Retrieved from http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/medika/article/view/22298 (Original work published December 21, 2023)

Most read articles by the same author(s)