PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPASTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SENAPELAN TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/s-jkt.v4i3.45811Keywords:
Pijat Oksitosin, Produksi ASI.Abstract
Permasalahan ASI yang tidak keluar pada hari-hari pertama kehidupan bayi seharusnya bisa di antisipasi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk memperlancar pengeluaran ASI adalah dengan melakukan pijat oksitosin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI pada Ibu Postpastum di Wilayah Kerja Puskesmas Senapelan Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan One Group Pre – Post Test dengan besar sampel 25 orang responden ibu postpartum yang baru melahirkan. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Teknik dalam pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Analisis data univariat dan bivariat, dengan uji statistik. Hasil penelitian didapat ada pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi asi pada Ibu Postpastum di Wilayah Kerja Puskesmas Senapelan. Disarankan kepada ibu untuk dapat menerapkan secara mandiri pijat oksitosin serta petugas kesehatan untuk dapat lebih aktif lagi memberikan informasi mengenai pijat oksitosin di kelas ibu dan dapat memotivasi ibu dan keluarga untuk melakukan pijat oksitosin selama masa nifas, dan menyediakan leaflet atau brosur mengenai pijat oksitosin sehingga dapat meningkatkan pengetahuan ibu nifas akan pijat oksitosin.References
Afriani, N. A (2016). Analisa Pijat Oksitosin pada Asuhan Keperawatan Ketidak Efektifan pemberian ASI di Ruang Flamboyan RS Prof. Margono Soekarjo, Purwokerto. Vol. 1 No. 1 ISSN: 2338-2066
Astuti, R, Sulaeman, J., (2015). Pengaruh Pijat Oksitosin dan Memerah ASI terhadap Produksi ASI pada Ibu Postpartum dengan Seksio Sesaria. Jurnal Pelayanan Kebidanan Indonesia. Vol. 2 No. 1 Hal 1-7
Astutik, Reni Yuli. (2014). Payudara Dan Laktasi. Jakarta: Salemba Medika.
Arikunto. (2013). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
Badan Penelitian Dan Pengembangan. (2013). Riset Kesehatan Dasar. Riset Kesehatan Dasar
Dinkes Provinsi Riau. (2018). Profil Kesehatan Provinsi Riau
Dyah Ayu Wulandari, Dewi Mayangsari, Sawitry. (2018). Aplikasi Pijat Oksitosin sebagai Penatalaksanaan Kelancaran ASI pada Ibu Menyusui di Bidan Praktik Mandiri Kecamatan Tembalang. Vol 2 No. 1 Hlm: 107-112. e-ISSN: 2654-3168
Ema Pilaria, Rita Sopiatun, (2018). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Pejeruk Kota Mataram Tahun 2017. Jurnal Kedokteran Yarsi 26 (1): 027-033
Emy Suryani, Kh Endah Widhi Astuti. (2012). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Ibu Postpartum Di Bpm Wilayah Kabupaten Klaten. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, Volume 2, Nomor 2, Nopember 2013,
Hartiningtiyawatim S,. Nuraini. Setiawandari (2015). Efektifitas Kombinasi IMD dan Pijat Oksitosin pada Awal Masa Menyusui Terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif di BPM Istiqomah Surabaya. Jurnal Kebidanan, Vol VII No. 1
Hidayat, (2013). Metode Penelitian dan Tehnik Analisa Data. Jakarta: Salemba Medika.
Ika Nur Saputri, Desideria Yosepha Ginting, Ilusi Ceria Zendato. (2018). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum. Jurnal Kebidanan Kestra (JKK), e-ISSN 2655-0822
Khamzah, Siti Nur. 2012. Segudang keajaiban ASI yang harus Anda Ketahui. Yogjakarta: FlashBooks.
Khanifah, Rina (2017). Penerapan Pijat Oksitosin Menggunakan Minyak Lavender Untuk Meningkatkan Kelancaran ASI Pada Ibu Post Partum di BPM Yustin Tresnowati Ayah, Kebumen. Karya Tulis Ilmiah, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Gombang
Kholisotin, Zainal Munir, Lina Yulia Astutik. (2019). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran ASI Pada Ibu Post Partum Primipara Di RSIA Srikandi IBI. Jurnal Keperawatan Profesional (JKP) Volume 7, Nomor 2 Agustus 2019
Kemenkes (2017) Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI
Liva Maita, (2016). Pengaruh Pijat Oksitisin Terhadap Produksi ASI. Vol. VII No.3, ISS: 2086-3098
Lestari, W, Amelia, N.,R Rahmalia, S. (2012).Efektifitas Pendidikan Kesehatan Tentang ASI terhadap tingkat pengetahuan, kemampuan dan motivasi menyusui primipara.Vol. 2, No.2
Notoatmodjo, soekidjo (2012) Promosi Kesehatan dan Prilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Permenkes RI No.33/ Menkes/Per/I/2012. Tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara Eksklusif. Jakarta.
Riset Kesehatan Dasar. (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI.
Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI). (2017). Jakarta : BKKBN, BPS, Kementerian Kesehatan, dan ICF International.
Suryaningsih, C. (2013). Pengaruh kesehatan terhadap Pengetahuan Ibu postpartum tentang ASI Eksklusif. Jurnal Keperawatan soudirman. Vol. 8 No. 2
Triana Indrayani, Anggita PH, (2018). Pengaruh Pijat Oksitosin dan Pijat Payudara terhadap Produksi ASI Ibu Postpartum di RB Citra Lestari Kecamatan Bojonggede Kota Bogor Tahun 2018. Journal for Quality in Women's Health | Vol. 2 No. 1 March 2019
Yusari sih, (2017), Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Nifas. Jurnal Keperawatan, Volume XIII, No. 2, Oktober 2017
Zuraida, Z., Latifah, I., & Atikasari, Z. I. (2021). Studi Literatur Hasil Pemeriksaan Tcm (Tes Cepat Molekuler), Mikroskopik Bta Dan Kultur Pada Suspek Tb (Tuberkulosis). Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan, 7(1), 83–87.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desy Winda, Endah Purwani Sari, Tutus Anggi Prihartanti, Fitri Ariani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).



