HUBUNGAN KONSELING DENGAN PENGETAHUAN TENTANG KB DAN ALAT KONTRASEPSI
DOI:
https://doi.org/10.31004/s-jkt.v3i4.25991Keywords:
konseling , kontrasepsi hormonal, , suntik, pil & KBAbstract
Konseling KB merupakan percakapan tatap muka atau wawancara antara klien dengan konselor, yang diselenggarakan dengan sengaja, dengan tujuan membantu klien tersebut membuat keputusan yang sesuai dengan kondisi dan keinginannya, serta pilihannya berdasarkan informasi yang lengkap tentang alat kontrasepsi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan berdasarkan instrumen yang dugunakan yaitu dengan melalui kuisioner. Penelitian ini dilakukan selama 1 minggu mulai dari tanggal 17 november 2021 s.d 23 November 2021. Sampel pada penelitian ini adalah orang dewasa dengan rata-rata umur 19-35 tahun dengan jumlah sampel sebanyak 10 responden, dengan cara menyebarkan Google Form kepada responden. Adapun teknik dalam pengumpulan data yaitu menggunakan teknik pengumpulan data primer yang dilakukan melalui wawancara dengan responden yang mengisi format kuisioner. Mayoritas umur responden adalah golongan umur < 20 tahun, kemudian dari segi pendidikan, mayoritas pendidikan responden adalah mahasiswa. Dan untuk tingkat pekerjaan terbanyak adalah yang belum bekerja. Semua responden memilih tujuan penggunaan alat kontrasepsi adalah untuk mencegah kehamilan dan membatasi jumlah anak. Jumlah opsi yang paling banyak dipilih responden dari pertanyaan tentang Kontrasepsi Hormonal adalah Kontrasepsi yang berisi hormon. Pada pertanyaan mengenai Jenis Kontrasepsi Pil opsi yang paling banyak dipilih responden adalah variabel 2. Untuk pertanyaan selanjutnya mengeni Jenis Kontrasepsi Suntik menunjukan bahwa jumlah opsi yang paling banyak dipilih responden varibel 2. Pertanyaan selanjutnya mengenai Tempat Penyuntikan Kontrasepsi Suntik. Dari 10 responden, mayoritas memilih di paha. Kemudian untuk pertanyaan selanjutnya tentang pengertian kontrasepsi implant Semua responden yaitu sebanyak memilih bahwa pengertian kontrasepsi implant adalah kontrasepsi berbentuk susuk.References
(2011). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi.
Dewista Than, S. K. (n.d.). Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim : Eviden Based Pengetahuan Ibu di Indonesia .
DKK, N. P. (n.d.). Pelayanan Konseling keluarga berencana.
Dr.dr.A.Mardiah Tahi, S. D. (n.d.). Manual klinik skilllab konseling keluarga berencana. 14.
Herliana. (2019, 04 1). Hubungan Pemberian Konseling Kb Dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi Iud. 11, 8.
Keluarga Berencana. (n.d.).
Sandinilta. (n.d.). hubungan pemberian konseling pada akseptor KB terhadap ketepatan pemilihan alat kontrasepsi di puskesmas tegalrejo.
Tinjauan Pustaka Bab 12. (n.d.).
Tinjauan Pustaka Bab 3. (n.d.).
Tusmini. (2010). Pengaruh Pemberian Konseling Terhadap Pengetahuan Tentang Kb Dan Kemantapan Dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Calon Akseptor Kb.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 aulia zahara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work’s authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal’s published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).