Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Mpasi Tinggi Protein Dan Asam Lemak Esensial Berbasis Pangan Lokal Oleh Ibu di Batam
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56624Abstract
Pola pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) oleh ibu di Indonesia khususnya di Kota Batam belum optimal dalam memenuhi kebutuhan gizi seimbang anak. Persentase Growth Faltering yang dapat berujung stunting pada anak balita di Provinsi Kepulauan Riau Pada Tahun 2022 adalah 18,9% dimana 15,2% terjadi di Kota Batam. MPASI yang diberikan ibu pada anaknya lebih fokus pada pemberian makanan tinggi karbohidrat dan sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemberian MPASI Tinggi Protein dan Asam Lemak Esensial berbasis pangan lokal. Penelitian ini dilakukan selama satu bulan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan partisipan berjumlah 9 orang yang terdiri dari 6 orang informan utama yaitu 1 orang kader dan 5 orang ibu yang memiliki anak usia 6-24 bulan, 1 orang bidan koordinator, 1 orang tenaga pelaksana gizi, dan 1 orang informan pendukung yaitu kepala puskesmas. Temuan menunjukkan bahwa program pemerintah yang dilaksanakan oleh puskesmas terkait pencegahan atau penanganan growthfaltering telah dilaksanakan namun terhambat oleh keinginan masyarakat yang ingin di fasilitasi sepenuhnya serta kurangnya pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI tinggi protein dan Asam Lemak Esensial berbasis pangan lokal.Downloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Selvia, A., Azima , F., Masrul , M., & Yani , F. F. (2026). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Mpasi Tinggi Protein Dan Asam Lemak Esensial Berbasis Pangan Lokal Oleh Ibu di Batam . Jurnal Ners, 10(2), 4915–4922. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56624
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






