Analisis Faktor Kesiapan Penerimaan Inovasi Perawat Terhadap Penerapan Teknologi dalam Pelayanan Keperawatan : Literature Review

Authors

  • Pemildawati Pane STIK Sint Carolus Jakarta
  • Catharina Dwiana Wijayanti STIK Sint Carolus Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56445

Abstract

Perkembangan teknologi informasi di bidang keperawatan, seperti penggunaan rekam medis elektronik, layanan telekeperawatan, dan aplikasi manajemen pasien, telah membawa peningkatan signifikan terhadap efisiensi serta mutu pelayanan kesehatan. Meskipun demikian, keberhasilan penerapan teknologi tersebut sangat dipengaruhi oleh kesiapan dan penerimaan para perawat. Saat ini, peran perawat tidak hanya terbatas pada pelaksanaan tindakan teknis, tetapi juga melibatkan kemampuan komunikasi, empati, serta pengambilan keputusan yang tepat. Tingkat kesiapan perawat dalam mengadopsi teknologi turut dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain strategi organisasi, gaya kepemimpinan, komitmen, serta iklim inovasi di lingkungan kerja. Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesiapan perawat dalam menerima inovasi teknologi pada pelayanan keperawatan menjadi hal yang penting. Analisis ini mencakup penilaian terhadap aspek individu, seperti kompetensi, motivasi, dan sikap perawat, serta faktor organisasi, meliputi dukungan manajemen, ketersediaan infrastruktur, kepemimpinan, dan budaya inovasi. Pemahaman mendalam mengenai faktor-faktor tersebut dapat membantu memastikan bahwa penerapan teknologi berjalan efektif serta mampu meningkatkan mutu pelayanan keperawatan. Metode penelitian ini adalah studi literature review menggunakan PRISMA. Database yang digunakan sebagai sumber terdiri dari Google Scholar, Science Direct dan ProQuest. Penelitian ini menggunakan strategi PICOT dalam menelusuri artikel pada data base elektronik. Dari 788 jurnal, didapatkan 20 jurnal yang relevan. Analisis faktor kesiapan penerimaan inovasi perawat terhadap teknologi dalam pelayanan keperawatan ada empat:  strategi, leadership, commitment, dan climate of innovation.  sementara hambatan utamanya adalah resistensi perubahan, keterbatasan infrastruktur, dan kurangnya pelatihan. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan pelatihan, kebijakan pendukung, tim inovasi, dan evaluasi rutin. Upaya peningkatan kesiapan perawat dalam mengadopsi teknologi dapat dilakukan melalui penyelenggaraan pelatihan rutin, penguatan infrastruktur beserta kebijakan pendukung, pemberian apresiasi untuk mendorong motivasi, pembentukan tim inovasi, pelaksanaan evaluasi secara berkala, serta pengembangan kolaborasi dengan berbagai pihak guna membangun budaya inovasi yang berkesinambungan.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Pane, P., & Wijayanti, C. D. (2026). Analisis Faktor Kesiapan Penerimaan Inovasi Perawat Terhadap Penerapan Teknologi dalam Pelayanan Keperawatan : Literature Review. Jurnal Ners, 10(2), 3978–3991. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56445

Issue

Section

Articles