Perbandingan Pemakaian KB Hormonal Terhadap Durasi Kejadian Gangguan Siklus Haid Pada Akseptor KB
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56411Abstract
ketidakteraturan siklus menstruasi memang merupakan salah satu efek samping dari kontrasepsi implan. Sering ditemukan gangguan pola haid, terutama pada 6-12 bulan pertama kemudian ada beberapa wanita mungkin akan mengalami amenorea. Berdasarkan penelitian sebelumnya yang menyebutkan bahwa kontrasepsi hormonal dapat mempengaruhi terjadinya gangguan siklus haid. Tujuan Penulisaan : untuk Perbandingan Pemakaian KB Hormonal Terhadap Durasi Kejadian Gangguan Siklus Haid Pada Akeptor KB Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimen dengan desain quasy eksperimental pre test dan post testdengan pendekatan kuantitatif seluruh akseptor KB pemakaian kontrasepsi hormonal. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah bersedia menjadi responden, ibu yang tidak mengalami gemuk atau obesitas, ibu yang mengalami istirahat yang cukup dan kriteria eksklusi adalah tidak bersedia menjadi responden. penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan uji statistik uji Tukey HSD dilakukan pada akseptor KB hormonal melalui suntik, pil dan implant di lihatt pada nilai sinificace terlihat p > 0,05 yang artinya tidak adanya perbedaan antara pemakaian kontrasepsi suntik, pil dan implant terhadap durasi kejadian durasi kejadian gangguan siklus haid. Namun dilihat antara suntik dan implant yang memiliki kesamaan durasi dalam kejadian gangguan siklus haid. Sehingga dari ketiga kb hormonal yang paling cepat durasi kejadian gangguan siklus haid terdapat pada pemakaian kontrasepsi suntik dengan nilai 3,64, kemudian implant dengan nilai 4, 67 dan pil dengan nilai 7,70, Kesimpulan dan Saran : sebagai informasi dalam memberikan tentang pemilihan pemakaian kontrasepsi, kontrasepsi hormonal yang paling cepat dalam mengalami gangguan haid terdapat pada suntik sehingga kelemahan dari kb hormonal dapat di sampaikan secara maksimalDownloads
Published
2026-04-17
How to Cite
Nursitiyaroh, N., Astuti, D., Kholidah, I., Wulandari, N., & Solehah , Y. B. (2026). Perbandingan Pemakaian KB Hormonal Terhadap Durasi Kejadian Gangguan Siklus Haid Pada Akseptor KB . Jurnal Ners, 10(2), 5348–5353. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56411
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






