The Association of Maternal Knowledge, Attitudes, and Practices Related to the First 1,000 Days of Life with Stunting Among Toddlers in Matang Seulimeng Village, West Langsa, Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56391Abstract
Abstrak Stunting merupakan gangguan pertumbuhan kronis akibat kekurangan gizi yang berlangsung lama, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Pemenuhan gizi yang optimal pada periode ini sangat menentukan kualitas pertumbuhan dan perkembangan anak. Ibu memiliki peranan yang sangat penting karena pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pemenuhan gizi serta pola asuh anak berpengaruh langsung terhadap status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu tentang 1.000 HPK dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 57 ibu yang memiliki balita. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara pengetahuan ibu (p = 0,015), sikap ibu (p = 0,003), dan perilaku ibu (p = 0,002) dengan kejadian stunting pada balita. Peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap positif, dan penerapan perilaku yang tepat selama periode 1.000 HPK sangat penting dalam upaya pencegahan stunting.Kata Kunci: Stunting; 1.000 Hari Pertama Kehidupan; pengetahuan ibu; sikap ibu; perilaku ibu; gizi balitaDownloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Lina , L., Kasad , K., Khaira, N., Helmi, A., Keumalahayati, K., & Supriyanti , S. (2026). The Association of Maternal Knowledge, Attitudes, and Practices Related to the First 1,000 Days of Life with Stunting Among Toddlers in Matang Seulimeng Village, West Langsa, Indonesia. Jurnal Ners, 10(2), 4461–4466. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56391
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






