Analisis Implementasi Pelayanan Kluster 2 (Pelayanan Ibu Dan Anak) Pada Puskesmas Dengan Kebijakan Integrasi Layanan Primer Di Puskesmas BPR Ranau Tengah Okus
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56278Abstract
Latar Belakang: Pelayanan Kesehatan Primer (PHC) mendorong penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Indonesia, namun capaian Standar Pelayanan Minimum yang belum optimal, khususnya pada pelayanan ibu dan anak, menegaskan perlunya penguatan layanan serta adaptasi mekanisme pelayanan dan perilaku masyarakat. Tujuan: Mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan Integrasi Layanan Primer (ILP) pada Pelayanan Kluster 2 (Pelayanan Ibu dan Anak) di Puskesmas BPR Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional pada dua populasi: ibu yang mengunjungi layanan Klaster 2 (n=92) dan tenaga kesehatan pelaksana layanan Kluster 2 (n=30). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil: Tingkat pengetahuan, sikap, dan aksesibilitas pelayanan ILP berhubungan signifikan dengan perilaku adaptasi masyarakat (p=0,000). Ketersediaan SDM kesehatan dan pengetahuan tenaga kesehatan berhubungan signifikan dengan implementasi pelayanan Kluster 2 (p=0,001). Kesimpulan: Implementasi ILP pada Pelayanan Kluster 2 dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan akses masyarakat serta ketersediaan dan kompetensi tenaga kesehatan, sehingga penguatan edukasi, pelatihan SDM, dan penyempurnaan akses layanan diperlukan untuk mendukung adaptasi masyarakat dan efektivitas pelayanan.Downloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Yuliwati, N., Apriana, R., Melinda, S., & Ratija, R. (2026). Analisis Implementasi Pelayanan Kluster 2 (Pelayanan Ibu Dan Anak) Pada Puskesmas Dengan Kebijakan Integrasi Layanan Primer Di Puskesmas BPR Ranau Tengah Okus. Jurnal Ners, 10(2), 4348–4359. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56278
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






