Analisis Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Berat (Peb) di Rsud Cengkareng Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56269Abstract
Latar Belakang: Preeklampsia berat (PEB) merupakan komplikasi hipertensi dalam kehamilan yang berkontribusi signifikan terhadap morbiditas dan mortalitas ibu serta janin. Kejadian PEB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko maternal, kehamilan, genetik-imunologis, serta lingkungan dan gaya hidup. Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia berat di RSUD Cengkareng Tahun 2025. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Data diperoleh dari rekam medis ibu hamil dengan hipertensi di RSUD Cengkareng. Variabel independen meliputi usia ibu, paritas, indeks massa tubuh (IMT), interval kehamilan, dan riwayat preeklampsia. Variabel dependen adalah kejadian preeklampsia berat. Analisis dilakukan menggunakan uji statistik untuk mengetahui hubungan antarvariabel dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Usia berisiko (OR=6,43; p=0,001), multigravida (OR=2,87; p=0,008), obesitas (OR=4,33; p=0,005), interval kehamilan berisiko (OR=25,71; p=0,001), dan riwayat preeklampsia (OR=91,29; p=0,001) memiliki hubungan signifikan dengan kejadian preeklampsia berat. Kesimpulan: Faktor maternal dan obstetri berhubungan secara signifikan dengan kejadian preeklampsia berat. Riwayat preeklampsia merupakan faktor risiko paling dominan.Downloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Umairo, G., & Setiani , H. (2026). Analisis Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Berat (Peb) di Rsud Cengkareng Tahun 2025. Jurnal Ners, 10(2), 4292–4300. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56269
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






