Identifikasi Wilayah Berisiko ISPA Pada Balita di Pulau Jawa: Pendekatan Analisis Spasial dan Perbandingan Karakteristik Antar Klaster
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56198Abstract
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas balita di Indonesia, dengan prevalensi di Pulau Jawa masih melebihi rata-rata nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola persebaran ISPA pada balita di Pulau Jawa, mengidentifikasi wilayah dengan risiko tinggi, serta membandingkan karakteristik sosial-demografis dan lingkungan antara wilayah berisiko tinggi dengan wilayah lainnya. Analisis dilakukan menggunakan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024 pada 119 kabupaten/kota di 6 provinsi di Pulau Jawa. Hasil analisis menunjukkan adanya autokorelasi spasial positif pada prevalensi ISPA (Moran’s I=0,321; p=0,001), yang menandakan terjadinya pengelompokan spasial kasus ISPA pada balita. Sebanyak sepuluh wilayah teridentifikasi sebagai klaster risiko tinggi (high-high). Ditemukan perbedaan karakteristik balita dengan ISPA, meliputi status stunting, kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), jenis sanitasi, klasifikasi wilayah, dan status ekonomi antara wilayah klaster risiko tinggi (high-high) dan wilayah non high-high. Temuan ini menegaskan kebutuhan akan intervensi yang lebih terarah di wilayah prioritas melalui penguatan deteksi dini ISPA, perbaikan sanitasi dan gizi balita, serta optimalisasi pemanfaatan JKN. Selain itu, penguatan layanan primer di klaster berisiko tinggi melalui perluasan kunjungan rumah tangga, peningkatan akses JKN, serta penerapan pendekatan berbasis wilayah dan pemantauan spasial berkelanjutan menjadi kunci perumusan kebijakan kesehatan masyarakat yang lebih efektif. Kata Kunci: Autokorelasi, Balita, ISPA, Jawa, Spasial.Downloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Anasi, R., & Septiono, W. (2026). Identifikasi Wilayah Berisiko ISPA Pada Balita di Pulau Jawa: Pendekatan Analisis Spasial dan Perbandingan Karakteristik Antar Klaster. Jurnal Ners, 10(2), 4973–4981. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56198
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






