Hubungan Dukungan Suami dan Faktor Ekonomi dengan Resiko Depresi Postpartum Berdasarkan Edinburgh Postnatal Depression Scale (Epds) di Tpmb Jakarta Timur Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56181Abstract
Latar Belakang : Adapu yang sering dialami ibu setelah melahirkan dan dapat berdampak pada kesejahteraan ibu, bayi, dan keluarga, yang salah satunya dapat diidentifikasi melalui Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Terjadinya depresi postpartum dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya dukungan suami dan faktor ekonomi. Rendahnya dukungan suami serta kondisi ekonomi yang tidak memadai dapat meningkatkan stres dan tekanan psikologis pada ibu postpartum.Tujuan: Untuk Mengetahui Hubungan Dukungan Suami Dan Faktor Ekonomi Dengan Resiko Depresi Postpartum Berdasarkan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) Tahun 2025. Metode: Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square, jika tidak memenuhi syarat maka akan dilanjutkan dengan uji fisher exact test SPSS. Hasil: Ada Hubungan Dukungan Suami Dan Faktor Ekonomi Dengan Resiko Depresi Postpartum Berdasarkan Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) Tahun 2025. Kesimpulan dan Saran: Bidan diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kebidanan yang berorientasi pada kesehatan mental ibu postpartum dengan melakukan skrining rutin depresi postpartum menggunakan EPDSDownloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Rahmadyanti, R., Maryani, M., & Safitri , R. (2026). Hubungan Dukungan Suami dan Faktor Ekonomi dengan Resiko Depresi Postpartum Berdasarkan Edinburgh Postnatal Depression Scale (Epds) di Tpmb Jakarta Timur Tahun 2025. Jurnal Ners, 10(2), 4219–4224. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56181
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






