Hubungan Antara Pengetahuan Perawat Tentang Keamanan Pasien dengan Tingkat Kejadian Insiden Keselamatan di Rsia Permata Bunda Ketapang Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56179Abstract
Latar belakang : Keselamatan pasien atau patient safety merupakan sistem pelayanan rumah sakit yang memberikan asuhan pasien secara lebih aman dan merupakan prinsip dasar perawatan kesehatan di lembaga kesehatan yang terus membutuhkan peningkatan kualitas. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan perawat tentang keamanan pasien dengan tingkat kejadian insiden keselamatan pasien di RSIA Permata Bunda Ketapang. Metode penelitian : Analitik Korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Perawat Pelaksana di RSIA Permata Bunda Ketapang pada bulan 1-31 Desember 2025, sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tehnik probability sampling dengan pendekatan simple stratified random sampling. Hasil penelitian : Mayoritas responden berusia 25-30 tahun,berpendidikan diploma tiga,dan lama bekerja 3-4 tahun atau 5 tahun.Tingkat kejadian insiden keselamatan pasien yang kurang baik mencapai 84%,yang diduga dipengaruhi oleh motivasi diri dan pelatihan yang kurang memadai meskipun 90% responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang keamanan pasien, dengan nilai p value 0,005. Kesimpulan : Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan tingkat kejadian insiden keselamatan pasien.Downloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Khamid, A., & Ivana, R. (2026). Hubungan Antara Pengetahuan Perawat Tentang Keamanan Pasien dengan Tingkat Kejadian Insiden Keselamatan di Rsia Permata Bunda Ketapang Tahun 2025. Jurnal Ners, 10(2), 4146–4152. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56179
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






