Pengaruh Self Efficacy , Stress Kerja, dan Beban Kerja Terhadap Job Burnout Pada Tenaga Kesehatan di Klinik Probest Medical Center
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56073Abstract
Job burnout pada tenaga kesehatan menjadi masalah penting karena berdampak pada kesejahteraan individu dan kualitas pelayanan kesehatan. Berbagai faktor psikologis dan lingkungan kerja, seperti self-efficacy, stres kerja, dan beban kerja, diduga berperan dalam terjadinya job burnout, khususnya pada lingkungan kerja klinik dengan tuntutan pelayanan yang tinggi. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 110 karyawan Klinik Probest Medical Center yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner self-efficacy, stres kerja, beban kerja, dan job burnout. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden mengalami job burnout pada kategori sedang hingga tinggi. Analisis multivariat menunjukkan bahwa self-efficacy, stres kerja, dan beban kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap job burnout (p = 0,007) dengan nilai koefisien determinasi sebesar 10,8%, yang berarti variabel independen dalam model mampu menjelaskan 10,8% variasi job burnout. Self-efficacy memiliki peran penting dalam menurunkan tingkat burnout pada karyawan. Semakin tinggi self-efficacy seseorang, maka semakin rendah tingkat burnout yang dialami. Walaupun stres kerja dan beban kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial, keduanya tetap berkontribusi terhadap burnout ketika dianalisis secara bersama-sama.Downloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Pangestu, P. T., Ernyasih, E., & Purnamawati, D. (2026). Pengaruh Self Efficacy , Stress Kerja, dan Beban Kerja Terhadap Job Burnout Pada Tenaga Kesehatan di Klinik Probest Medical Center. Jurnal Ners, 10(2), 4056–4067. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56073
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






