Hubungan Neutrophil–Lymphocyte Ratio (Nlr) dengan Temuan Intraoperatif Pada Pasien Apendisitis Akut

Authors

  • A.A.Ngurah Rai K.P Universitas Warmadewa
  • Putu Arya Giri P Universitas Warmadewa
  • Made Puspa Astawa Universitas Warmadewa

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56059

Abstract

Apendisitis akut merupakan salah satu kegawatdaruratan bedah abdomen yang paling sering dijumpai. Keterlambatan diagnosis dapat menyebabkan komplikasi serius seperti gangren dan perforasi. Neutrophil–Lymphocyte Ratio (NLR) merupakan biomarker inflamasi sederhana yang berpotensi digunakan sebagai prediktor tingkat keparahan apendisitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara nilai NLR praoperatif dengan gambaran intraoperatif pada pasien apendisitis akut. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang yang melibatkan 83 pasien apendisitis yang menjalani apendektomi di Rumah Sakit Ari Canti Gianyar periode 2024–2025. Nilai NLR diperoleh dari pemeriksaan darah lengkap praoperatif dan diklasifikasikan berdasarkan temuan intraoperatif menjadi apendisitis simple, gangren, dan perforasi. Analisis statistik menggunakan uji ANOVA, kurva ROC, dan perhitungan risiko relatif. Hasil menunjukkan peningkatan rerata NLR yang bermakna sesuai derajat keparahan (p < 0,001). Cut-off NLR >12,5 memiliki sensitivitas 92,3% dan spesifisitas 89,5% dalam memprediksi perforasi (AUC 0,945). Pasien dengan NLR >12,5 memiliki risiko 15,2 kali lebih tinggi mengalami perforasi (RR 15,2; IK 95% 4,1–56,4). Disimpulkan bahwa NLR memiliki hubungan yang kuat dengan derajat keparahan apendisitis dan dapat digunakan sebagai prediktor non-invasif untuk mengidentifikasi risiko perforasi.

Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

Rai K.P, A., P, P. A. G., & Astawa, M. P. (2026). Hubungan Neutrophil–Lymphocyte Ratio (Nlr) dengan Temuan Intraoperatif Pada Pasien Apendisitis Akut. Jurnal Ners, 10(2), 3836–3840. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.56059

Issue

Section

Articles