Analisis Spasial Faktor Lingkungan dan Sosial Ekonomi Terhadap Prevalensi Depresi di Indonesia Tahun 2023: Peran Iklh dan Efek Spillover Tenaga Psikolog Klinis
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55832Abstract
Database Global Burden of Disease pada tahun 2021 menunjukkan lebih dari 1 milyar orang atau 1 dari 7 orang di dunia hidup dengan gangguan mental. Estimasi WHO sekitar 332 juta orang dari populasi dunia mengalami depresi. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran dan hubungan tentang persebaran depresi dengan tenaga kesehatan psikoklinis, tingkat kemiskinan dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) di Indonesia tahun 2023. Metode penelitian menggunakan desain ekologi dengan analisis spasial dari data sekunder Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 untuk data depresi dan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk jumlah tenaga kesehatan psikoklinis, tingkat kemiskinan, serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup dalam unit analisis provinsi. Hasil uji autokorelasi spasial terdapat pengelompokan geografis yang signifikan pada tingkat kemiskinan dan IKLH, sedangkan prevalensi depresi dan tenaga kesehatan psikoklinis memiliki pola spasial yang tersebar atau acak. Analisis regresi spasial menggunakan Spatial Durbin Model (SDM) menunjukkan IKLH berpengaruh signifikan negatif terhadap depresi. Efek tidak langsung (spillover) yang signifikan ditujukkan pada tenaga kesehatan psikoklinis di provinsi tetangga terhadap prevalensi depresi di wilayah lokal. Penanggulangan depresi di Indonesia dapat dilakukan dengan penguatan kebijakan tata ruang dan pelestarian ruang terbuka hijau serta peningkatan distribusi layanan kesehatan termasuk tenaga kesehatan psikoklinis di seluruh wilayah Indonesia.Downloads
Published
2026-02-28
How to Cite
Suryani, V., & Herdayati, M. (2026). Analisis Spasial Faktor Lingkungan dan Sosial Ekonomi Terhadap Prevalensi Depresi di Indonesia Tahun 2023: Peran Iklh dan Efek Spillover Tenaga Psikolog Klinis. Jurnal Ners, 10(2), 3444–3452. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55832
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






