Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55817Abstract
Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) memegang peran krusial dalam memantau dan mengevaluasi kemajuan pembangunan kesehatan suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan mengelompokkan kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur berdasarkan indikator IPKM tahun 2023 serta mengidentifikasi karakteristik tiap gugus. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik kuantitatif dengan desain ekologi, memanfaatkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2023 di 21 kabupaten dan 1 kota di NTT. Penelitian ini menganalisis tujuh indikator IPKM, yaitu stunting, imunisasi lengkap, penggunaan alat kontrasepsi, persalinan oleh tenaga kesehatan, kebiasaan merokok, pneumonia, dan akses sanitasi. Pengelompokan wilayah dilakukan menggunakan metode K-Means, yaitu teknik pengelompokan non-hierarkis yang mengidentifikasi kelompok kabupaten/kota dengan karakteristik kesehatan masyarakat yang serupa berdasarkan jarak euclidean antar objek. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga gugus, yaitu kategori sedang sebanyak 16 kabupaten (72,7%) dengan capaian moderat pada sebagian besar indikator, kategori rendah hanya Sumba Barat Daya (4,5%) dengan permasalahan dominan pada stunting, pneumonia, dan unmet need kontrasepsi, serta kategori tinggi yang mencakup lima wilayah (22,7%) dengan capaian baik terutama pada imunisasi lengkap dan penggunaan kontrasepsi. Hasil pengelompokan ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun prioritas intervensi kesehatan yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik masing-masing wilayah.Downloads
Published
2026-02-28
How to Cite
Manik, J. R. G., Septiono, W., & Dewani, C. M. (2026). Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Tahun 2023. Jurnal Ners, 10(2), 3478–3489. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55817
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






