Hubungan Tingkat Pengetahuan Breast Care Pada Ibu Post Partum Terhadap Kejadian Mastitis
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55717Abstract
Latar Belakang : Mastitis merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada ibu postpartum, yang dapat dicegah melalui pengetahuan yang baik tentang Breast Care. Pengetahuan tentang Breast Care yang memadai diyakini dapat mengurangi risiko terjadinya mastitis melalui ptaktik perawatan payudara yang benar. Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan breast care pada ibu post partum terhadap kejadian mastitis. Metode Penelitian : Deskriptif Korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum yang dirawat di Ruang Maternity Rumah Sakit Anna Pekayon dan RSIA Permata Bunda Ketapang pada bulan November – Desember 2025, sebanyak 80 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.. Hasil Penelitian : Mayoritas Ibu pospartum di RS Anna Pekayon berpengetahuan cukup 45%, dan tidak mengalami kejadian mastitis (57,5%), sedangkan di RSIA Permata Bunda Ketapang mayoritas ibu pospartum berpengetahuan cukup (50%), dan kejadian mastitis (70%). Adanya hubungan tingkat pengetahuan breast care pada ibu post partum terhadap kejadian mastitis, dengan nilai p value < 0,005. Kesimpulan dan Saran : Ada hubungan tingkat pengetahuan breast care pada ibu post partum terhadap kejadian mastitis. Diharapkan tenaga kesehatan memberikan informasi yang lebih mendalam tentang Breast Care, termasuk teknik menyusui yang benar dan tanda-tanda dini mastitis.Downloads
Published
2026-02-28
How to Cite
Anggraini, N., Candra, V. A., & Elisabeth, A. (2026). Hubungan Tingkat Pengetahuan Breast Care Pada Ibu Post Partum Terhadap Kejadian Mastitis. Jurnal Ners, 10(2), 3660–3668. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55717
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






