Hubungan Kualitas Tidur dengan Risiko Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Remaja Jurusan Tata Boga di Smkn 4 Makassar
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55597Abstract
Studi ini dimaksudkan untuk menelaah kaitan kualitas tidur yang rendah terhadap risiko diabetes mellitus tipe 2 pada remaja jurusan Tata Boga di SMKN 4 Makassar. Model riset mengaplikasikan analitik observasional melalui pendekatan cross-sectional. Aspek kualitas tidur dinilai memakai Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) serta diklasifikasikan menjadi buruk dan baik. Risiko diabetes mellitus dinilai melalui hasil pemeriksaan glukosa darah puasa menggunakan glukometer, kemudian dikelompokkan menjadi tidak berisiko dan berisiko. Jumlah responden sebanyak 136 remaja. Hasil analisis univariat menunjukkan dominasi partisipan mempunyai kualitas tidur yang buruk (84,6%) serta melebihi separuh partisipan terindikasi berisiko diabetes mellitus (51,5%). Pada analisis bivariat, uji Chi-Square mengindikasikan adanya korelasi bermakna antara kualitas tidur dan risiko diabetes mellitus (p = <0,001). Partisipan dengan kualitas tidur yang rendah mencatat tingkat risiko yang lebih tinggi (58,3%) daripada partisipan dengan kualitas tidur yang bagus (14,3%). Bukti ini menguatkan yakni gangguan kualitas tidur pada remaja berkaitan dengan meningkatnya kerentanan risiko gangguan metabolik, sehingga promosi kesehatan tidur dan skrining faktor risiko metabolik sejak usia sekolah penting untuk diperkuat.Downloads
Published
2026-02-28
How to Cite
Awaluddin, A. A., Gama, A. W., Sari, J. I., Saharuddin, S., & Damis, R. (2026). Hubungan Kualitas Tidur dengan Risiko Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Remaja Jurusan Tata Boga di Smkn 4 Makassar. Jurnal Ners, 10(2), 3453–3457. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55597
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






