Hambatan Kemampuan Individu Dalam Menjalankan Manajemen Diri Pasca Stroke: Studi Kualitatif
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55540Abstract
Stroke merupakan penyakit kronis yang memerlukan manajemen diri berkelanjutan untuk mencegah kekambuhan dan komplikasi lanjutan. kini menjadi salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan. Secara global, terdapat 93,8 juta penyintas stroke dan 11,9 juta kasus baru, dengan 87% di antaranya adalah stroke iskemik (CDC, 2024). Namun, tidak semua pasien pasca stroke mampu menjalankan manajemen diri secara optimal di rumah. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hambatan kemampuan pasien pasca stroke dalam menjalankan manajemen diri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam semi-terstruktur pada enam pasien pasca stroke rawat jalan di Poli Saraf Rumah Sakit Universitas Andalas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik Braun & Clarke. Hasil penelitian mengidentifikasi tiga tema utama, yaitu hambatan pemahaman manajemen diri, hambatan literasi kesehatan serta hambatan kemampuan fungsional Tubuh dalam melakukan aktifitas fisik. Ketiga hambatan ini memengaruhi kemampuan pasien dalam menjalankan pengobatan, rehabilitasi, modifikasi gaya hidup, dan pencegahan kekambuhan. Penelitian ini menegaskan pentingnya intervensi edukasi dan rehabilitasi berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien pasca stroke di rumah.Downloads
Published
2026-02-16
How to Cite
Sariani, R. E., Gusty, R. P., & Mailani, F. (2026). Hambatan Kemampuan Individu Dalam Menjalankan Manajemen Diri Pasca Stroke: Studi Kualitatif. Jurnal Ners, 10(2), 2858–2873. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55540
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






