Kesehatan Mental Perawat dan Implikasinya terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan dalam Konteks Beban Kasus Demam Berdarah Dengue : Scoping Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55426Abstract
Latar belakang Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit endemis di Indonesia yang sering menimbulkan lonjakan kasus dan memberikan beban signifikan pada sistem pelayanan kesehatan. Perawat sebagai tenaga kesehatan garis depan menghadapi tekanan kerja yang tinggi, yang berpotensi memengaruhi kesehatan mental mereka. Tujuan Menganalisis hubungan kesehatan mental perawat dengan mutu pelayanan keperawatan dalam konteks beban kasus DBD. Metode Scoping review dengan variabel kesehatan mental perawat, mutu pelayanan, dan beban kasus DBD. Artikel dicari pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Garuda dengan kriteria tahun 2020–2025. Hasil Analisis terhadap 13 jurnal menunjukkan bahwa lonjakan kasus DBD meningkatkan risiko stres, burnout, dan kecemasan pada perawat. Kondisi ini berdampak pada penurunan mutu pelayanan keperawatan, terutama dalam aspek komunikasi terapeutik, dokumentasi medis, monitoring pasien, koordinasi tim, dan keselamatan pasien. Dukungan psikososial, manajemen beban kerja, serta kebijakan institusi terbukti menjadi faktor protektif yang dapat memperbaiki kesehatan mental perawat sekaligus meningkatkan mutu pelayanan. Kesimpulan Kesehatan mental perawat merupakan faktor kunci dalam menjaga mutu pelayanan keperawatan pada outbreak DBD. Dukungan psikososial dan manajemen beban kerja diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan. Kata Kunci: Kesehatan mental perawat; Mutu pelayanan; Burnout; Stres kerja; Demam Berdarah Dengue.Downloads
Published
2026-02-28
How to Cite
Rizkiana, A., Nugraheni , S. A., & Purnami , C. T. (2026). Kesehatan Mental Perawat dan Implikasinya terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan dalam Konteks Beban Kasus Demam Berdarah Dengue : Scoping Review. Jurnal Ners, 10(2), 3490–3496. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55426
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






