Uji In Vivo Aktifitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Bunga Melinjo (Gnetum Gnemon L.)
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55409Abstract
Hiperurisemia merupakan keadaan di mana kadar asam urat di dalam darah tinggi sehingga dapat menimbulkan penyakit gout, kerusakan ginjal, dan komplikasi lain. Dalam beberapa dekade terakhir, peneliti mulai mengembangkan tanaman obat untuk menyembuhkan beberapa penyakit, salah satunya adalah tanaman melinjo. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antihiperurisemia ekstrak bunga melinjo (Gnetum gnemon L). Desain penelitian eksperimental ini pre-post test control group. Aktivitas antihiperurisemia dinilai melalui pengukuran kadar asam urat plasma darah tikus putih Sprague Dawley yang diinduksi hiperurisemia. Kelompok perlakuan menerima ekstrak dengan dosis 450 mg/kgBB dan 900 mg/kgBB, yang dibandingkan dengan kelompok kontrol positif (allopurinol 90 mg/kgBB) dan negatif (Na- CMC 0,5%). Pemberian ekstrak dosis 450 mg/kgBB dan 900 mg/kgBB secara signifikan menurunkan kadar asam urat darah, dengan nilai p < 0,05 (Uji Wilcoxon), begitu pula dengan allopurinol. Pada analisis antar kelompok, kadar asam urat hari ke-7 berbeda bermakna (uji Kruskal–Wallis), dengan perbedaan terutama antara kontrol negatif dan kelompok perlakuan/kontrol positif (post-hoc Bonferroni). Tidak terdapat perbedaan bermakna antara kontrol positif dan kelompok ekstrak pada hari ke-7. Hasil penelitian ini membuktikan potensi ekstrak bunga melinjo sebagai agen alami dan berperan dalam pengelolaan antihiperurisemia. Temuan ini mendukung pengembangan terapi alternatif berbasis bahan alami dengan risiko efek samping yang lebih rendahDownloads
Published
2026-02-19
How to Cite
Dewajanti, A. M., Limanto, A., Wijaya, B. N., Sumbayak, E. M., & Kurniawan, H. (2026). Uji In Vivo Aktifitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Bunga Melinjo (Gnetum Gnemon L.). Jurnal Ners, 10(2), 2956–2961. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55409
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






