Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Manajemen Nyeri Non Farmakologis Oleh Perawat Pelaksana Di Irna Non Bedah Rsup Dr M Djamil Padang Tahun 2015
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55398Abstract
Angka kenyamanan pasien atau pasien bebas dari nyeri merupakan salah satu indikator mutu pelayanan kesehatan di ruang rawat inap. Salah satu upaya perawat untuk meningkatkan angka mutu tersebut adalah manajemen nyeri nonfarmakologis. Irna non bedah memiliki angka nyeri yang cukup tinggi, namun angka tatalaksana nyeri yang dilakukan oleh perawat masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan manajemen nyeri nonfarmakologis oleh perawat pelaksana di Irna Non Bedah. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 89 orang yang diambil secara purposive. Instrumen penelitin ini dibuat oleh peneliti yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari separuh (59,6%) perawat pelaksana kurang baik dalam melaksanakan manajemen nyeri nonfarmakologis. Berdasarkan uji statistic Chi-square, terdapat hubungan yang bermakna antara pelatihan, pengetahuan, sikap dan motivasi terhadap pelaksanaan manajemen nyeri nonfarmakologis dengan masing-masing Pvalue (0,001; 0,007; 0,001; 0,001). Faktor yang memiliki kontribusi paling besar terhadap pelaksanaan manajemen nyeri nonfarmakologis adalah pelatihan. Oleh sebab itu diharapkan kepada institusi pelayanan untuk dapat membuat program pelatihan yang berkelanjutan tentang manajemen nyeri nonfarmakologis.Downloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Fajriani, F., Arif, Y., & Deswita, D. (2026). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pelaksanaan Manajemen Nyeri Non Farmakologis Oleh Perawat Pelaksana Di Irna Non Bedah Rsup Dr M Djamil Padang Tahun 2015. Jurnal Ners, 10(2), 4161–4173. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.55398
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






