Pengaruh Komunikasi Efektif Pemberian ASI Eksklusif Dan Gizi Seimbang Terhadap Pencegahan Kejadian Stunting Pada Balita
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54943Abstract
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis pada balita yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui pemberian ASI eksklusif dan pemenuhan gizi seimbang yang didukung oleh komunikasi yang efektif antara tenaga kesehatan dan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi efektif tentang pemberian ASI eksklusif dan gizi seimbang terhadap pencegahan kejadian stunting pada balita. Desain kuasi-eksperimental pretest-posttest digunakan dengan melibatkan 36 responden yang memiliki balita. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan dengan nilai p dua arah (0,05 ) untuk menilai pencegahan stunting sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan pencegahan stunting yang signifikan, dengan mayoritas peserta menjadi lebih baik setelah intervensi (p < 0.001). Secara khusus, rata-rata skor pencegahan stunting dari 78,75 (pre-test) menjadi 94,61 (post-test), menunjukkan adanya peningkatan pencegahan stunting. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi komunikasi efektif pemberian ASI eksklusif dan gizi seimbang terhadap pencegahan kejadian stunting pada balita. Hasil tersebut menegaskan pentingnya intervensi ASI ekslusif dan gizi seimbang terhadap pencegahan stunting.Downloads
Published
2026-04-01
How to Cite
Meliyana , E., Simamora, R. S., & Pranat, A. (2026). Pengaruh Komunikasi Efektif Pemberian ASI Eksklusif Dan Gizi Seimbang Terhadap Pencegahan Kejadian Stunting Pada Balita. Jurnal Ners, 10(2), 5083–5088. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54943
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






