Pemeriksaan Lopografi Dengan Sangkaan Post Ileostomy Perforasi: Studi Kasus di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54836Abstract
Lopografi adalah teknik pemeriksaan radiologis pada saluran pencernaan dengan memasukkan media kontras positif melalui lubang buatan (stoma) pada daerah abdomen. Pemeriksaan ini penting pada kasus post ileostomy perforasi untuk menilai kondisi anatomi usus sebelum dilakukan penyambungan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan, prosedur, serta hasil gambaran radiografi pada pemeriksaan lopografi dengan sangkaan post ileostomy perforasi di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan studi literatur pada bulan April 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat fluoroskopi dan sistem Computer Radiography (CR). Prosedur pemeriksaan meliputi foto polos abdomen, dilanjutkan dengan pemasukan media kontras water soluble melalui stoma ke arah distal dan proksimal. Proyeksi yang digunakan adalah Antero-Posterior (AP) dan Lateral. Hasil interpretasi menunjukkan kontras mengisi ileum dan kolon tanpa adanya ekstravasasi, dengan kesimpulan kaliber usus tampak baik. Teknik pemeriksaan lopografi dengan proyeksi AP dan Lateral serta penggunaan fluoroskopi dinilai optimal untuk mengevaluasi kebocoran dan patensi usus pada kasus post ileostomy.Downloads
Published
2026-02-14
How to Cite
Tambunan, J., & Tarigan, L. (2026). Pemeriksaan Lopografi Dengan Sangkaan Post Ileostomy Perforasi: Studi Kasus di Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara Medan. Jurnal Ners, 10(2), 2788–2792. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54836
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






