Radiografi Os Femur Dengan Sangkaan Multiple Fraktur: Studi Kasus di Rumah Sakit Advent Medan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54804Abstract
Os Femur merupakan tulang terpanjang dan terkuat di tubuh manusia yang rentan mengalami trauma. Salah satu kelainan serius yang dapat terjadi adalah Multiple Fracture, yaitu terputusnya kontinuitas jaringan tulang dengan lebih dari satu garis patahan. Pemeriksaan radiografi menjadi penunjang diagnostik vital untuk melihat lokasi dan bentuk fraktur tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan, hasil gambaran, serta prosedur radiografi Os Femur dengan sangkaan Multiple Fracture di Rumah Sakit Advent Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan studi pustaka pada bulan Maret 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat General X-ray dan sistem Digital Radiography (DR) dengan proyeksi Antero-Posterior (AP) dan Lateral. Hasil radiograf menunjukkan adanya Multiple Fracture pada Os Femur. Proyeksi AP dan Lateral dinilai cukup optimal untuk menegakkan diagnosa, dengan dukungan teknologi DR yang memungkinkan pengaturan densitas dan kontras pasca-eksposi. Pemeriksaan radiografi Os Femur pada kasus ini memerlukan penanganan khusus terkait kenyamanan pasien akibat nyeri hebat. Proyeksi AP dan Lateral mampu memberikan informasi diagnostik yang akurat.Downloads
Published
2026-02-14
How to Cite
Tarigan, L., & Sidauruk, J. L. (2026). Radiografi Os Femur Dengan Sangkaan Multiple Fraktur: Studi Kasus di Rumah Sakit Advent Medan. Jurnal Ners, 10(2), 2782–2787. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54804
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






