Radiografi Thorax Dengan Sangkaan Pneumonia: Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Haji Medan
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54803Abstract
Pneumonia merupakan jenis infeksi paru yang sering terjadi, mengakibatkan peradangan dan gangguan fungsi paru. Pemeriksaan radiografi thorax menjadi penunjang diagnostik penting untuk melihat kelainan anatomi pada rongga dada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pemeriksaan, hasil gambaran, serta prosedur radiografi thorax dengan sangkaan pneumonia di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi pada bulan Juni 2025. Pemeriksaan dilakukan menggunakan pesawat General X-ray dan sistem Computer Radiography (CR) dengan proyeksi tunggal Postero-Anterior (PA) Erect. Hasil interpretasi dokter menunjukkan adanya infiltrat dengan groundglass opacity paracardial kanan kiri dengan kesan Pneumonia. Proyeksi PA Erect dinilai cukup optimal untuk menegakkan diagnosa pneumonia, didukung dengan penggunaan CR yang efisien.Downloads
Published
2026-02-14
How to Cite
Sidauruk, J. L., & Sihotang, S. N. (2026). Radiografi Thorax Dengan Sangkaan Pneumonia: Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Jurnal Ners, 10(2), 2776–2781. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54803
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






