Pengaruh Terapi Murotal Al-Qur’an Irama Nahawand Terhadap Penurunan Skor Kecemasan Pasien Dispepsia: Scooping Review
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54789Abstract
Dispepsia merupakan gangguan saluran cerna bagian atas yang sering dijumpai dan sebagian besar bersifat fungsional. Selain faktor fisiologis, kecemasan diketahui berperan penting dalam memperberat gejala dispepsia melalui mekanisme gut–brain axis. Pendekatan penatalaksanaan yang hanya berfokus pada terapi farmakologis sering kali belum optimal, sehingga intervensi nonfarmakologis, termasuk terapi murottal Al-Qur’an, mulai dikembangkan sebagai terapi komplementer. Scoping review ini bertujuan untuk memetakan dan mensintesis bukti ilmiah terkait terapi murottal Al-Qur’an, khususnya irama Nahawand, dalam kaitannya dengan penurunan skor kecemasan pada pasien dispepsia. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan mengacu pada pedoman Joanna Briggs Institute (JBI) dan pelaporan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada beberapa basis data elektronik dan literatur abu-abu dengan kriteria inklusi berbasis Population–Concept–Context (PCC). Hasil pemetaan menunjukkan bahwa terapi murottal Al-Qur’an secara umum berhubungan dengan penurunan kecemasan pada berbagai populasi klinis. Namun, bukti yang secara spesifik melibatkan pasien dispepsia dan menggunakan irama Nahawand masih sangat terbatas, dengan variasi desain penelitian, instrumen kecemasan, serta pelaporan intervensi. Scoping review ini menegaskan adanya kesenjangan penelitian dan perlunya studi primer lanjutan dengan desain dan pelaporan yang lebih terstandar.Downloads
Published
2026-02-28
How to Cite
Radhamudi, D., Suriadi, S., Haryanto, H., & Pradika, J. (2026). Pengaruh Terapi Murotal Al-Qur’an Irama Nahawand Terhadap Penurunan Skor Kecemasan Pasien Dispepsia: Scooping Review. Jurnal Ners, 10(2), 3235–3242. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54789
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






