Gambaran Kualitas Tidur Malam Pada Penderita Asma di RS Haji Medan

Authors

  • Ulfa Khairani Lubis Muhammadiyah University of Sumatera Utara
  • Ikhfana Syafina Muhammadiyah University of Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54672

Abstract

Asma merupakan penyakit kronis pada saluran pernapasan yang bersifat reversibel yang ditandai dengan adanya penyempitan jalan napas disertai peradangan dan hiperresponsivitas terhadap berbagai stimulus. Laporan dari Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) tahun 2019 menyatakan angka morbiditas asma sekitar 300 juta hingga mencapai 400 juta pada tahun 2025. Tatalaksana farmakologi dan non-farmakologis, seperti kualitas tidur mempengaruhi pengendalian asma. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran  kualitas tidur malam pada penderita asma di RS Haji Medan. Metode: Deksriptif  Metode pengambilan sampel non-probability sampling. Data penelitian ini diperoleh dari data primer menggunakan  kuosioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan analisa data menggunakan analisa univariat. Hasil: Hasil penelitian ini mayoritas penderita asma di RS Haji Medan memiliki kualitas tidur yang termasuk dalam kategori buruk (86,7%), mayoritas penderita asma di RS Haji Medan berjenis kelamin perempuan memiliki kualitas tidur yang buruk (57,8%), mayoritas penderita asma di RS Haji Medan bekerja sebagai ibu rumah tangga memiliki kualitas tidur yang buruk (37,8%), mayoritas penderita asma di RS Haji Medan memiliki tingkat pendidikan diploma/perguruan tinggi dan memiliki kualitas tidur yang buruk (35,6%). Kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki kualitas tidur yang buruk, dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti: usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan sebagainya.

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Lubis, U. K., & Syafina, I. (2026). Gambaran Kualitas Tidur Malam Pada Penderita Asma di RS Haji Medan. Jurnal Ners, 10(2), 3783–3791. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.54672

Issue

Section

Articles