Perilaku Perawatan Diri Pasien Hipertensi di Puskesmas Kabupaten Bandung

Authors

  • Lidya Natalia Institut Kesehatan Immanuel
  • Stephanie Melia Institut Kesehatan Immanuel
  • Wina Garlina Institut Kesehatan Immanuel

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54661

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan penyakit kronis ditandai dengan peningkatan tekanan darah dari batas normal, yang membutuhkan perubahan perilaku perawatan diri jangka panjang. Perilaku perawatan diri hipertensi mencakup kepatuhan obat, modifikasi gaya hidup, manajemen stress dan pemantauan tekanan darah. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perilaku perawatan diri pasien hipertensi di Puskesmas. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian sebanyak 72 orang yang diambil menggunakan purposive sampling. Perilaku perawatan diri diukur menggunakan instrumen High Blood Pressure- Self Care Profile (HBP-SCP). Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden berusia 41 – 59 tahun, perempuan (52.8%), tingkat pendidikan SMA (36.1%),  riwayat hipertensi lebih dari 1 tahun (62.5%) dan 52.8% menyatakan belum pernah mendapatkan informasi terkait perawatan hipertensi. Perilaku perawatan diri meliputi aktivitas fisik olah raga secara teratur (52.8%), pengecekan kandungan label gizi (59.7% dan 56.9%), konsumsi diet rendah lemak (62.5%) dan manajemen stress (62.%) masih jarang dilakukan. Perilaku pemantauan tekanan darah, konsumsi obat anti hipertensi dan kunjungan ke pelayanan kesehatan sudah mulai sering dilakukan (33.3% - 44.4%). Hasil penelitian diharapkan dapat dimanfaatkan oleh profesi keperawatan dan tenaga kesehatan untuk merancang strategi intervensi yang dapat meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kemampuan pasien hipertensi untuk rutin dalam manajemen diet, aktivitas fisik dan pengelolaan stress. Kata Kunci: hipertensi, perilaku perawatan diri  

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Natalia, L., Melia, S., & Garlina, W. (2026). Perilaku Perawatan Diri Pasien Hipertensi di Puskesmas Kabupaten Bandung. Jurnal Ners, 10(1), 2588–2592. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54661

Issue

Section

Articles