Pengaruh Intervensi Mobilisasi Dini Terstruktur Terhadap Kemandirian Activity Daily Living Pasien Stroke Iskemik Fase Akut di Ruang Rawat Inap Merapi Rsomh Bukittinggi

Authors

  • Junita Irawaty Lispandon Siboro Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
  • Fauzi Ashra Universitas Prima Nusantara Bukittinggi
  • Mellia Fransiska Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54548

Abstract

Abstrak Pasien stroke iskemik pada fase akut umumnya mengalami gangguan fungsi motorik yang berdampak langsung terhadap terjadi penurunan kapasitas pasien dalam melaksanakan aktivitas kehidupan sehari-hari (Activity Daily Living). Keadaan imobilisasi pada periode awal perawatan dapat memperlambat pemulihan fungsional serta meningkatkan ketergantungan pasien terhadap bantuan orang lain. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang sistematis dan terencana, salah satunya melalui mobilisasi dini terstruktur yang mengacu pada teori konservasi Levine untuk mendukung pemulihan kemandirian pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh intervensi mobilisasi dini yang terencana terhadap tingkat kemandirian aktivitas kehidupan sehari-hari pada pasien stroke iskemik fase akut. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan quasi-eksperimen menggunakan desain kelompok kontrol tidak ekuivalen. Total responden yang terlibat berjumlah 43 orang, yang terdiri atas 22 responden pada kelompok intervensi dan 21 responden pada kelompok kontrol (21 orang). Kelompok intervensi diberikan mobilisasi dini terstruktur selama lima hari dengan frekuensi dua kali per hari dan durasi 15–30 menit, sementara itu kelompok kontrol memperoleh perawatan yang mengikuti standar operasional rumah sakit. Penilaian kemandirian ADL dilakukan menggunakan Barthel Index pada tahap sebelum maupun setelah pemberian intervensi. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji paired t-test dan independent t-test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemandirian ADL yang signifikan pada kelompok yang mendapatkan intervensi mobilisasi dini terstruktur (p<0,001). Selain itu, ditemukan adanya perbedaan nilai rata-rata kemandirian ADL yang signifikan antara kelompok yang memperoleh intervensi dan kelompok kontrol dengan nilai statistik t sebesar 8,025. Mobilisasi dini terstruktur terbukti efektif dalam meningkatkan kemandirian Activity Daily Living pada pasien stroke iskemik fase akut. Intervensi ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam praktik asuhan keperawatan sebagai upaya mendukung pemulihan fungsi dan meningkatkan kemandirian pasien sejak tahap awal perawatan. Kata Kunci: Kemandirian ADL; mobilisasi dini terstruktur; stroke iskemik; teori Levine

Downloads

Published

2026-01-23

How to Cite

Siboro, J. I. L., Ashra, F., & Fransiska, M. (2026). Pengaruh Intervensi Mobilisasi Dini Terstruktur Terhadap Kemandirian Activity Daily Living Pasien Stroke Iskemik Fase Akut di Ruang Rawat Inap Merapi Rsomh Bukittinggi. Jurnal Ners, 10(1), 1928–1935. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54548

Issue

Section

Articles