Hubungan Pengetahuan Terhadap Asupan Zat Gizi Makro Ibu Hamil di Puskesmas Kota dan Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54543Abstract
Indonesia menghadapi tiga beban masalah gizi dalam kehamilan yaitu kekurangan gizi, kelebihan berat badan, dan anemia. Alasan utama masalah gizi selama kehamilan adalah kurangnya kesadaran kesehatan dan gizi yaitu pengetahuan. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pemenuhan asupan zat gizi bagi ibu hamil termasuk asupan makronutrien. Masih sangat terbatas penelitian mengenai bagaimana pengetahuan gizi mempengaruhi pilihan makanan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi terhadap asupan gizi makro ibu hamil di Puskesmas terpilih di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kota dan Kabupaten Bogor dengan jumlah responden 124 ibu hamil. Hasil penelitian dengan uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan gizi dengan asupan zat gizi makro (lemak) di wilayah Kota Bogor dan wilayah gabungan (p-value < 0,05). Namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan gizi dengan asupan zat gizi makro karbohidrat (Kota dan Kabupaten), protein (Kota dan Kabupaten) dan lemak (Kabupaten) pada ibu hamil (p-value > 0,05). Sehingga diperlukan intervensi gizi tidak hanya pada edukasi (peningkatan pengetahuan) tetapi beralih ke edukasi berbasis keterampilan. Kata Kunci: Pengetahuan, asupan gizi makro, ibu hamil.Downloads
Published
2026-01-30
How to Cite
Z, R. R., Sartika, R. A. D., Putri, P. N., & Zahra, Q. A.-. (2026). Hubungan Pengetahuan Terhadap Asupan Zat Gizi Makro Ibu Hamil di Puskesmas Kota dan Kabupaten Bogor. Jurnal Ners, 10(1), 2264–2273. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54543
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






