Pengaruh Baby Gym terhadap Perkembangan Motorik Bayi Usia 6–9 Bulan dengan Pelaksanaan yang Aman dan Higienis di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang

Authors

  • Febrina Febrina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Padang
  • Waldatul Hamidah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Padang
  • Iis Niawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Padang
  • Riska Pitriyani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Padang
  • Merri Syafrina Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54337

Abstract

Perkembangan motorik bayi pada usia 6–9 bulan merupakan tahap penting yang dipengaruhi oleh stimulasi dini yang tepat. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan adalah baby gym, yang perlu dilaksanakan secara aman dan higienis untuk mencegah risiko pada bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh baby gym terhadap perkembangan motorik bayi usia 6–9 bulan dengan pelaksanaan yang aman dan higienis di wilayah kerja Puskesmas Andalas. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest with control group. Sampel penelitian terdiri dari 40 bayi usia 6–9 bulan yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan baby gym selama empat minggu, sedangkan kelompok kontrol mendapatkan pelayanan rutin. Perkembangan motorik bayi diukur menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), sementara pelaksanaan yang aman dan higienis dinilai menggunakan checklist observasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test, independent t-test, dan korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor perkembangan motorik yang signifikan pada kelompok intervensi setelah pemberian baby gym (p < 0,001), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang bermakna (p > 0,05). Perubahan skor motorik pada kelompok intervensi secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,001). Selain itu, terdapat hubungan positif yang kuat antara kepatuhan pelaksanaan baby gym yang aman dan higienis dengan peningkatan perkembangan motorik bayi (r = 0,62; p = 0,004). Selama pelaksanaan intervensi, tidak ditemukan kejadian risiko berat pada bayi. Dapat disimpulkan bahwa baby gym yang dilaksanakan secara aman dan higienis berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perkembangan motorik bayi usia 6–9 bulan dan relatif aman untuk diterapkan di pelayanan kesehatan primer.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Febrina, F., Hamidah, W., Niawati, I., Pitriyani, R., & Syafrina, M. (2026). Pengaruh Baby Gym terhadap Perkembangan Motorik Bayi Usia 6–9 Bulan dengan Pelaksanaan yang Aman dan Higienis di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang. Jurnal Ners, 10(1), 2120–2125. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54337

Issue

Section

Articles