Gambaran Kejadian Tinea Pedis dan Karakteristik Buruh Tani Perkebunan Karet di Desa Sibulele, Kecamatan Batang Angkola
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54299Abstract
Penyakit kulit akibat kerja merupakan masalah kesehatan yang kerap ditemukan pada pekerja sektor pertanian dan perkebunan, khususnya infeksi fungal seperti tinea pedis. Buruh tani karet memiliki risiko tinggi mengalami kondisi ini akibat paparan kondisi kerja yang basah, lembap serta perilaku kebersihan kaki yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menyajikan gambaran kejadian tinea pedis, karakteristik responden, perilaku higiene kerja, dan faktor komorbid pada buruh tani karet di Desa Sibulele, Kecamatan Batang Angkola. Penelitian dengan desain deskriptif potong lintang ini melibatkan 66 buruh tani karet sebagai responden. Kejadian tinea pedis ditetapkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan kerokan kulit menggunakan larutan KOH. Data karakteristik, perilaku higiene kerja, dan komorbid dikumpulkan melalui wawancara langsung kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi tinea pedis tergolong tinggi (77,3%). Mayoritas responden memiliki masa kerja ≥10 tahun dan terpapar kondisi kerja yang basah serta lembap. Perilaku higiene kaki masih belum optimal, terutama pada aspek pengeringan kaki dan pengelolaan kelembapan saat bekerja. Meskipun sebagian responden memiliki komorbid diabetes mellitus, tingginya kejadian tinea pedis juga ditemukan pada buruh tani tanpa komorbid. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya promotif dan preventif kesehatan kerja yang berfokus pada perbaikan perilaku higiene kaki dan kondisi kerja di lingkungan perkebunan.Downloads
Published
2026-01-26
How to Cite
Rambe, N. F., & Sarirah, M. (2026). Gambaran Kejadian Tinea Pedis dan Karakteristik Buruh Tani Perkebunan Karet di Desa Sibulele, Kecamatan Batang Angkola. Jurnal Ners, 10(1), 2025 – 2032. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54299
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






