Uji Efektivitas Ekstrak Bawang Merah (Allium Cepa Var. Aggregatum) Terhadap Zona Hambat Pertumbuhan Bakteri Enterococcus Faecalis
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54270Abstract
Kegagalan perawatan saluran akar sering berkaitan dengan infeksi persisten Enterococcus faecalis yang resisten terhadap berbagai agen antimikroba. Bawang merah (Allium cepa var. aggregatum) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antibakteri alami, sehingga penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ekstraknya terhadap pertumbuhan E. faecalis melalui pengukuran zona hambat. Penelitian eksperimental ini menggunakan desain post test control group dengan empat kelompok sampel, yaitu kontrol positif (NaOCl 2,5%), kontrol negatif (DMSO), serta ekstrak bawang merah konsentrasi 60% dan 80%, masing-masing dengan tujuh pengulangan. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram pada media MHA, dan data dianalisis menggunakan uji Shapiro–Wilk, Levene, Kruskal–Wallis, serta Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan zona hambat rata-rata kontrol positif (NaOCl 2,5%) sebesar 15,20±3,034 mm, kontrol negatif (DMSO) sebesar 0±0 mm, ekstrak bawang merah 80% sebesar 12,44±1,869 mm, dan ekstrak bawang merah 60% sebesar 8,78±0,919 mm. Uji Kruskal-Wallis memperlihatkan perbedaan yang signifikan pada seluruh kelompok perlakuan (p<0,05). Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan signifikan diameter zona hambat antara ekstrak bawang merah konsentrasi 80% dan 60% dibandingkan kontrol negatif (DMSO). Ekstrak bawang merah konsentrasi 80% memiliki efektivitas antibakteri yang tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif, sedangkan konsentrasi 60% dan DMSO berbeda signifikan dengan kontrol positif. Selain itu, terdapat perbedaan signifikan antara konsentrasi ekstrak bawang merah 80% dan 60%, dengan daya hambat lebih besar pada konsentrasi 80% terhadap E. faecalis.Downloads
Published
2026-01-31
How to Cite
Wilvia, W., Siregar, F. D., Angelie, J., & Valerine, A. (2026). Uji Efektivitas Ekstrak Bawang Merah (Allium Cepa Var. Aggregatum) Terhadap Zona Hambat Pertumbuhan Bakteri Enterococcus Faecalis. Jurnal Ners, 10(1), 2496–2502. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54270
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






