Faktor Dominan Penyebab Kematian Ibu Berdasarkan Risiko 4T di Kota Bogor

Authors

  • Dyah Sari Utami Universitas Indonesia
  • Tris Eryando Univeritas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54030

Abstract

Latar Belakang: Kematian ibu masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, termasuk di Kota Bogor. Salah satu pendekatan dalam upaya pencegahan kematian ibu adalah identifikasi faktor risiko kehamilan melalui konsep 4T, yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering melahirkan, dan terlalu dekat jarak kehamilan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan penyebab kematian ibu berdasarkan faktor risiko 4T di Kota Bogor. Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control dengan pendekatan retrospektif, menggunakan data kematian ibu yang tercatat pada Dinas Kesehatan Kota Bogor tahun 2024. Sampel penelitian adalah kasus kematian ibu 15 responden dan kasus tidak ada kematian ibu 15 responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi square, dan multivariat menggunakan regresi logistik untuk menentukan faktor dominan. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa faktor risiko 4T yang paling banyak ditemukan pada kasus kematian ibu adalah terlalu dekat jarak kehamilan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor terlalu dekat jarak kehamilan merupakan faktor paling dominan yang berhubungan dengan kematian ibu (Exp(B)=18,44; p=0,026). Kesimpulan: Faktor risiko 4T masih berperan signifikan terhadap kematian ibu di Kota Bogor. Diperlukan penguatan kebijakan KB pasca persalinan, peningkatan kualitas pelayanan antenatal, serta edukasi kesehatan reproduksi untuk menurunkan angka kematian ibu.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Utami, D. S., & Eryando, T. (2026). Faktor Dominan Penyebab Kematian Ibu Berdasarkan Risiko 4T di Kota Bogor. Jurnal Ners, 10(1), 2473–2480. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54030

Issue

Section

Articles