Peran Kampanye Komunikasi Digital melalui Iklan Edukasi Kesehatan Mental dalam Mengurangi Dampak Psikososial Kekerasan Berbasis Gender Online
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54015Abstract
Kekerasan berbasis gender online (KBGO) merupakan fenomena komunikasi digital yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental korban. Paparan berulang terhadap pelecehan, intimidasi, dan perundungan berbasis gender di ruang digital berkontribusi pada munculnya kecemasan, stres, depresi, rasa tidak aman, serta penurunan harga diri. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran kampanye komunikasi digital melalui iklan edukasi kesehatan mental dalam mengurangi dampak psikososial kekerasan berbasis gender online. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi peran kampanye dalam membangun kesadaran kesehatan mental dalam membentuk sikap sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan edukasi kesehatan mental berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keterkaitan antara kekerasan digital dan gangguan kesehatan mental. Kampanye komunikasi digital memiliki peran secara masif pada penguatan kesadaran kolektif mengenai tanggung jawab bersama dalam menjaga kesehatan mental di ruang digital. Kesadaran ini menempatkan bahwa keamanan psikologis bukan hanya persoalan individu, tetapi merupakan hasil dari praktik komunikasi yang berlandaskan empati.Downloads
Published
2026-01-31
How to Cite
Dewi, N. P. S., Chandra, E., & Dasih, I. G. A. R. P. (2026). Peran Kampanye Komunikasi Digital melalui Iklan Edukasi Kesehatan Mental dalam Mengurangi Dampak Psikososial Kekerasan Berbasis Gender Online. Jurnal Ners, 10(1), 2386–2392. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.54015
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






