Prevalensi Skabies Dan Faktor-Faktor Terkaitnya Di Antara Narapidana: Sebuah Studi Analitik Cross-Sectional Berbasis Institusi
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.53943Abstract
Skabies adalah infestasi ektoparasit yang dapat dengan mudah menyebar melalui kontak manusia yang dekat dan di area yang penuh sesak seperti penjara dan tempat umum di mana sanitasi menjadi masalah. Secara global, sebanyak 300 juta orang terinfeksi skabies setiap tahun. Untuk memperkirakan prevalensi skabies dan juga mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengannya, dilakukan penelitian terhadap institusi seperti penjara yang belum pernah diteliti dengan baik yang dilakukan di antara narapidana di Etiopia selatan. Desain studi analitik potong lintang menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana untuk memilih 422 narapidana. Kuesioner terstruktur yang telah diuji coba sebelumnya digunakan untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan. Sebanyak 418 narapidana diwawancarai, menghasilkan tingkat respons 99,1%. Usia para partisipan berkisar antara 17 hingga 60 tahun. Sebanyak 381 (91,1%) partisipan adalah laki-laki. Prevalensi skabies ditemukan sebesar 8,9%. Riwayat kontak seksual dalam dua bulan terakhir sebelum menjalani hukuman penjara (AOR: 9,92 (95% CI 3,07, 32,02), P<0,001), masa hukuman kurang dari dua bulan di penjara (AOR: 4,54 (95% CI 1,51, 13,54), P = 0,007), ventilasi yang buruk (AOR: 3,36 (95% CI 1,07, 10,58), P= 0,038), kurangnya sabun higienis (AOR: 5,53 (95% CI 1,45, 21,17), P= 0,012), dan berbagi pakaian satu sama lain (AOR: 3,81 (95% CI (1,09, 13,29), P= 0,036) merupakan faktor-faktor yang secara independen berhubungan dengan infestasi skabies. Prevalensi skabies tinggi di antara narapidana di Lapas Zona WolaitaDownloads
Published
2026-02-27
How to Cite
Rajagukguk, M. (2026). Prevalensi Skabies Dan Faktor-Faktor Terkaitnya Di Antara Narapidana: Sebuah Studi Analitik Cross-Sectional Berbasis Institusi . Jurnal Ners, 10(2), 3135–3141. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.53943
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






