Pengaruh Latihan Peregangan Selama Hemodialisis Dalam Mengurangi Kram Otot Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Kardinah Kota Tegal
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53798Abstract
Pendahuluan: Kram menjadi salah satu masalah yang dikeluhkan pasien hemodialisis di RSUD Kardinah Kota Tegal. Nyeri kram dirasakan sering kali membuat sesi hemodialisis harus dihentikan sehingga menurunkan kualitas dialisis. Penanganan kram selama ini bersifat reaktif. Penelitian sebelumnya menunjukkan latihan peregangan yang dilakukan rutin selama hemodialisis dapat dilakukan sebagai tindakan pencegahan kram. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh latihan peregangan selama hemodialisis dalam mengurangi kram otot pada pasien yang menjalani hemodialisis. Metode: Desain Quasi Experimental dengan one group pretest posttest digunakan, dengan intervensi latihan peregangan selama hemodialisis selama 5 sesi pada 20 responden di ruang HD RSUD Kardinah Tegal. Evaluasi pretest dan posttest dilakukan dengan menilai derajat kram. Uji Marginal Homogeneity dilakukan untuk menilai adanya pengaruh kedua variabel. Hasil: Kram yang dialami responden sebelum intervensi ada pada level sedang-berat sedangkan setelah intervensi level kram ada pada level tidak kram, ringan, dan sedang. Hasil uji yang dilakukan menunjukkan nilai p value (sig(2-tailed) < 0,05 (0.00). Kesimpulan: Latihan peregangan yang dilakukan selama 5 kali sesi hemodialisis dapat mempengaruhi penurunan kram otot pasienDownloads
Published
2026-01-31
How to Cite
Ratnaningsih, A., Rosaria, T., Hapsari, W., Hidayati, S., & Syafi’i, I. (2026). Pengaruh Latihan Peregangan Selama Hemodialisis Dalam Mengurangi Kram Otot Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di RSUD Kardinah Kota Tegal. Jurnal Ners, 10(1), 2400–2405. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53798
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






