Studi Hemi-Batik: Hemoglobin Ibu Hamil dan Batita Stunting

Authors

  • Diva Rahmawati Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Sulastri Sulastri Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53698

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus stunting, yang merupakan indikator gangguan gizi kronis pada batita. Salah satu faktor risikonya diduga berasal dari kondisi ibu saat kehamilan, termasuk kadar hemoglobinnya, dan tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan kejadian stunting pada batita melalui metode yang dikenal studi hemi-batik, yaitu sebagai studi hemoglobin ibu hamil dan batita stunting. Untuk penelitian ini, menggunakan desain observasional analitik pendekatan cross-sectional yang diterapkan pada 88 responden batita yang dipilih secara purposive di wilayah kerja Puskesmas Kartasura. Indikator tinggi badan menurut umur (TB/U) digunakan untuk menentukan status gizi batita, dan data kadar hemoglobin ibu hamil diperoleh dari buku KIA dengan analisis statistik menggunakan uji Chi-Square dan Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi stunting sebesar 14,7%, dengan mayoritas ibu berada pada usia reproduktif sehat dan memiliki kadar hemoglobin normal selama kehamilan, serta diperoleh nilai p-value sebesar 0,439 dan 1,000 (p>0,05). Kesimpulannya, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin ibu hamil dengan kejadian stunting pada batita, sehingga stunting dipahami sebagai kondisi multifaktorial yang kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti asupan gizi, infeksi, pola asuh, sanitasi, dan kondisi sosial ekonomi.

Downloads

Published

2026-01-27

How to Cite

Rahmawati, D., & Sulastri, S. (2026). Studi Hemi-Batik: Hemoglobin Ibu Hamil dan Batita Stunting. Jurnal Ners, 10(1), 2101–2107. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53698

Issue

Section

Articles