Pengaruh Pendidikan Kesehatan Bantuan Hidup Dasar Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan BHD Siswa SMA YPPK Taruna Dharma Jayapura
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.53646Abstract
Keselamatan pasien pada kondisi henti jantung sangat ditentukan oleh kecepatan dan ketepatan penanganan awal yang diberikan pada fase gawat darurat. Sebagian besar kejadian henti jantung terjadi di luar fasilitas pelayanan kesehatan atau dikenal sebagai Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA). Kondisi ini berkontribusi terhadap tingginya angka kematian akibat henti jantung yang hingga saat ini masih menjadi permasalahan kesehatan global maupun nasional. Salah satu faktor utama penyebab tingginya mortalitas adalah keterlambatan dalam pemberian pertolongan pertama serta rendahnya tingkat pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melakukan tindakan penyelamatan awal. Oleh karena itu, pemberdayaan masyarakat, khususnya kelompok remaja, menjadi sangat penting dalam upaya penanganan henti jantung secara dini. Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan serangkaian tindakan pertolongan pertama yang bertujuan untuk mempertahankan dan mengembalikan fungsi sirkulasi serta pernapasan pada korban henti jantung. Tindakan BHD dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk masyarakat awam, selama telah memperoleh pendidikan dan pelatihan yang memadai. Pendidikan kesehatan BHD menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pendidikan kesehatan Bantuan Hidup Dasar terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan BHD pada siswa SMA YPPK Taruna Dharma Jayapura. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pre-test and post-test with delayed evaluation. Sampel penelitian berjumlah 72 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata pengetahuan sebesar 30,31 poin, dari 55,22 menjadi 85,53. Pada aspek keterampilan, seluruh responden berada pada kategori kurang saat pre-test, namun meningkat pada post-test. Secara statistik, pendidikan kesehatan BHD berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa (p=0,001). Oleh karena itu, diperlukan pendidikan kesehatan BHD yang berkelanjutan dan lebih luas untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memberikan pertolongan pertama pada henti jantungDownloads
Published
2026-03-31
How to Cite
Rophi, K. H., Maay, J. K. R., Purba, E. R. V., & Tukayo, I. J. H. (2026). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Bantuan Hidup Dasar Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan BHD Siswa SMA YPPK Taruna Dharma Jayapura. Jurnal Ners, 10(2), 4955–4960. https://doi.org/10.31004/jn.v10i2.53646
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






