Implementasi Dots Sebagai Determinan Utama Kepatuhan Pengobatan Fase Intensif Pasien Tbc

Authors

  • Ervan Djafar Universitas Negeri Gorontalo
  • Margaretha Solang Universitas Negeri Gorontalo
  • Vivien Novarina Kasim Universitas Negeri Gorontalo
  • Teti Sutriyati Tuloli Universitas Negeri Gorontalo
  • Cecy Rahma Karim Universitas Negeri Gorontalo
  • Sunarto Kadir Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53634

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi beban kesehatan masyarakat terutama di negara dengan insidensi tinggi seperti Indonesia. Strategi Directly Observed Treatment Short-course (DOTS) yang direkomendasikan WHO berperan penting dalam meningkatkan keberhasilan pengobatan, namun kepatuhan selama fase intensif masih menjadi tantangan. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan implementasi strategi DOTS dengan kepatuhan minum obat anti-TB pada fase intensif pada pasien TBC paru di Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 75 responden diperoleh melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara seluruh komponen DOTS dengan kepatuhan: komitmen pemerintah (p=0.006), pemeriksaan mikroskopis (p=0.003), pengawasan minum obat (p=0.000), ketersediaan obat (p=0.002), serta sistem pencatatan dan pelaporan (p=0.004). Faktor yang paling dominan adalah pengawasan minum obat, dengan p-value 0,001 dan OR = 0,133 (CI: 0.039 – 0.459). Implementasi DOTS sangat berhubungan dengan kepatuhan minum obat fase intensif. Penguatan peran pengawas minum obat, ketersediaan obat, dan sistem pelaporan diperlukan untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Djafar, E., Solang, M., Kasim, V. N., Tuloli, T. S., Karim, C. R., & Kadir, S. (2026). Implementasi Dots Sebagai Determinan Utama Kepatuhan Pengobatan Fase Intensif Pasien Tbc. Jurnal Ners, 10(1), 2444–2464. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53634

Issue

Section

Articles