Pengembangan Model Hospice Berbasis Perguruan Tinggi Untuk Pasien Paliatif
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53627Abstract
Kota Bandung dan sekitarnya menghadapi tantangan serius dalam penyediaan layanan perawatan paliatif bagi pasien dengan penyakit kronis stadium akhir . Secara nasional, laporan Globocan 2020 mencatat 396.914 kasus baru kanker di Indonesia, dengan kanker payudara sebagai jenis terbanyak, mencapai 68.858 kasus (16,6%). Lebih mengkhawatirkan, sekitar 70% pasien kanker di Indonesia terdiagnosis pada stadium lanjut, yang memerlukan perawatan paliatif intensif. Di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung, prevalensi kanker menunjukkan peningkatan signifikan dengan sekitar 15.000 kasus terdiagnosis setiap tahunnya, dan 30% di antaranya berada dalam tahap terminal. Tujuan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan hospice bagi pasien dengan penyakit terminal. Metode Metode penelitian menggunakan model Reasearch and Development (R & D) dengan sepuluh tahapan, tahap pertama yaitu Research and information collecting. Hasil Responden sebanyak 201 diambil secara purposive sampling, hasil didapatkan terdapat kebutuhan masyarakat akan keberadaan hospice dengan mean 86,14. Kesimpulan Dilakukan analisis pasar didapatkan target utama yaitu keluarga pasien dengan penyakit terminal dan perawatan palliative, khususnya yang sudah tidak fokus pada kesembuhan medis tetapi pada peningkatan kualitas hidup (quality of life) dan keluarga kelas menengah ke atas yang membutuhkan dan menginginkan layanan holistik (perawatan medis, psikologis, spiritual, dan sosial) bagi pasien.Downloads
Published
2026-01-31
How to Cite
Susilowati , Y. A., Sihombing, F., Raniadita, M. A., Lestari, S. A., & Risdianto, A. (2026). Pengembangan Model Hospice Berbasis Perguruan Tinggi Untuk Pasien Paliatif. Jurnal Ners, 10(1), 2393–2399. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53627
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






