Pengaruh Pemberian Edukasi Menjelang Persalinan Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53289Abstract
Latar Belakang: Kecemasan selama kehamilan, terutama menjelang persalinan, merupakan masalah psikologis umum yang memengaruhi kesejahteraan ibu dan janin. Kecemasan yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi selama persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi menjelang persalinan terhadap tingkat kecemasan ibu hamil. Metode: Penelitian quasi-experimental ini menggunakan Nonequivalent Control Group Pretest–Posttest Design, dengan pengukuran kecemasan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) edukasi. Sebanyak 90 ibu hamil trimester ketiga dibagi menjadi dua kelompok: 45 pada kelompok perlakuan (Puskesmas Miri) dan 45 pada kelompok kontrol (Puskesmas Tlogowungu). Instrumen yang digunakan adalah Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-Test dan Independent Sample t-Test. Hasil: Kelompok perlakuan mengalami penurunan skor kecemasan dari 27,67 menjadi 19,44 (p < 0,05), sedangkan kelompok kontrol mengalami penurunan kecil dari 30,53 menjadi 27,47 (p < 0,05). Hasil posttest menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,001). Kesimpulan: Edukasi menjelang persalinan secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mendukung pelayanan antenatal. Kata Kunci: Edukasi Persalinan, Kehamilan, Kecemasan, Trisemester IIIDownloads
Published
2026-01-01
How to Cite
Kumalasari, P. L., & Rahayuningsih, F. B. (2026). Pengaruh Pemberian Edukasi Menjelang Persalinan Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil. Jurnal Ners, 10(1), 1498–1505. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53289
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






