Evaluasi Program Penanganan Stunting Di Desa Kessing Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53083Abstract
Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang berhubungan dengan gizi balita di negara ini. Balita yang mengalami stunting akan memiliki tingkat kecerdasan tidak maksimal, menjadi lebih rentan terhadap penyakit, dan di masa depan dapat beresiko menurunnya tingkat produktivitas. Di Desa Kessing balita yang mengalami stunting menunjukkan adanya penurunan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana pelaksanaan dan kendala terhadap program penanganan stunting di Desa Kessing, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian berjumlah tujuh orang. Teknik pengambilan data menggunakan wawacara mendalam terhadap seluruh informan, observasi, survei dan riset kepustakaan. Hasil penelitian didapatkan bahwa penanganan stunting sudah berjalan optimal. Terdapat enam program yang telah dilaksanakan, meliputi: sosialisasi, pelaksanaan PMT, pemenuhan gizi bagi ibu hamil, program ASI eksklusif, dan pemberian vitamin A. Kendala yang dihadapi yakni orang tua yang tidak terima jika anaknya terindikasi stunting dan perlu adanya tambahan dana dari pemerintah.Downloads
Published
2025-12-31
How to Cite
Sapriana, S., Nurhardianti, N., & Akbar, A. (2025). Evaluasi Program Penanganan Stunting Di Desa Kessing Kecamatan Donri-Donri Kabupaten Soppeng. Jurnal Ners, 10(1). https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.53083
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






