Analisis Kesiapan Kebijakan Terhadap Pencegahan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah: Studi Komparatif Papua Barat Daya dan Sumatera Utara (SSGI 2024)
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.52505Abstract
Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian neonatal di Indonesia, dengan prevalensi nasional sekitar 6,5% dan variasi yang lebar antarprovinsi. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan Papua Barat Daya memiliki prevalensi BBLR tertinggi (9,3%), sedangkan Sumatera Utara terendah (3,3%). Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan kebijakan dan implementasi program pencegahan BBLR di kedua provinsi tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif melalui comparative policy analysis. Data sekunder berasal dari dokumen kebijakan nasional dan daerah serta indikator SSGI 2024 (ANC, konsumsi tablet tambah darah, dan BBLR). Analisis dilakukan melalui policy content analysis yang mengacu pada kerangka policy cycle dan analisis deskriptif-komparatif indikator program. Hasil menunjukkan bahwa Sumatera Utara memiliki kerangka kebijakan KIA dan gizi yang lebih matang, capaian ANC K4 dan konsumsi tablet tambah darah yang lebih tinggi, serta proporsi kehamilan remaja dan jarak kehamilan pendek yang lebih rendah. Sebaliknya, Papua Barat Daya masih menghadapi keterbatasan regulasi operasional, kontinuitas layanan kehamilan yang lemah, dan risiko reproduksi yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa ketimpangan BBLR merefleksikan perbedaan kesiapan kebijakan dan kapasitas tata kelola sistem kesehatan daerah, bukan sekadar faktor klinis atau perilaku individual.Downloads
Published
2025-12-25
How to Cite
Wahyuni, S. L., Sabarinah, S., Friska, H., & Ramadhani, L. (2025). Analisis Kesiapan Kebijakan Terhadap Pencegahan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah: Studi Komparatif Papua Barat Daya dan Sumatera Utara (SSGI 2024). Jurnal Ners, 10(1), 1279–1286. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.52505
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






