Asuhan akupunktur kasus hemorrhoid di Praktek Mandiri dr. Tjhia Bandung
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.52278Abstract
Hemorrhoid merupakan kondisi patologis pada anorektal yang sering terjadi dan meskipun tergolong jinak tetapi memiliki dampak sosial yang tinggi sehingga perlu mendapat perhatian baik dari perspektif diagnostik maupun terapeutik. Hemorrhoid ditandai dengan hiperplasia vaskular dan respon mediator inflamasi (Ramnayan et al., 2025). Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat asuhan akupunktur hemorrhoid di Praktik Mandiri dr. Tjhia Bandung. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Studi kasus dipilih pada penelitian ini dengan tujuan untuk mengeksplorasi suatu masalah/fenomena dengan batasan terperinci, pengambilan data dapat lebih mendalam dan menyertakan berbagai sumber informasi. Hasil dengan berubahnya data pada sesi terapi ke-1 dengan sesi terapi ke-2, sampai sesi terapi ke-10 yang terakhir, menghasilkan perubahan membaik, maka rumusan diagnosis akupunktur yang diterapkan tetap mengikuti sindrom sesuai kondisi saat itu dan juga tidak langsung diubah sindromnya walaupun ada perubahan pada pemeriksaan. Simpulan asuhan akupunktur memberikan perbaikan pada kasus hemorrhoid di praktek mandiri dr. Tjhia Bandung.Downloads
Published
2026-01-15
How to Cite
Likhie, A. V., Wulandari, M., Candra, L., Prihartono, A., & Khiong, T. K. (2026). Asuhan akupunktur kasus hemorrhoid di Praktek Mandiri dr. Tjhia Bandung. Jurnal Ners, 10(1), 1649–1653. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.52278
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






