Burnout Akademik Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir dalam Konteks Pendidikan Tinggi: Scoping Review Faktor Risiko dan Protektif
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51882Abstract
Burnout akademik merupakan masalah yang sering dialami mahasiswa keperawatan tingkat akhir akibat tingginya tuntutan akademik dan praktik klinik, yang berdampak pada performa belajar, kesehatan mental, dan kesiapan profesional. Penelitian ini bertujuan memetakan gambaran burnout akademik serta faktor yang memengaruhinya pada mahasiswa keperawatan tingkat akhir melalui scoping review. Metode yang digunakan mengacu pada kerangka Population, Concept, Context (PCC) dan panduan PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, ProQuest, ScienceDirect, Springer, dan Google Scholar terhadap artikel primer tahun 2020–2025, dan diperoleh 14 artikel yang dianalisis secara naratif. Hasil menunjukkan bahwa burnout akademik berada pada tingkat sedang hingga tinggi, dengan kelelahan emosional sebagai dimensi paling dominan, diikuti sinisme akademik dan penurunan efikasi akademik. Faktor risiko utama meliputi beban akademik dan klinik yang tinggi, stres psikologis, serta rendahnya efikasi diri dan dukungan sosial. Sebaliknya, psychological capital dan identitas profesional yang kuat berperan sebagai faktor protektif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan lintas negara yang mengintegrasikan faktor individual, akademik, dan institusional dalam menjelaskan burnout akademik mahasiswa keperawatan tingkat akhir. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi kurikulum dan promosi kesehatan mental berbasis institusi.Downloads
Published
2026-01-27
How to Cite
Utami, P., Somantri, I., & Fitri , S. U. R. (2026). Burnout Akademik Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir dalam Konteks Pendidikan Tinggi: Scoping Review Faktor Risiko dan Protektif. Jurnal Ners, 10(1), 2126–2129. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51882
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






