Hubungan Beban Fisik Dengan Kejadian GOTRAK Pada TKBM Pelabuhan di Pelabuhan Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51463Abstract
GOTRAK adalah semua gangguan kesehatan dan cedera yang mengenai sistem gerak tubuh yang disebabkan atau diperberat oleh berbagai faktor risiko pekerjaan dan/ atau lingkungan kerja. Sekitar 15-25% ditemukan GOTRAK pada pekerja di Indonesia, dikarenakan perbedaan jenis pekerjaan paparan beban kerja,masa kerja serta kondisi ergonomi di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Beban Fisik, Masa Kerja, IMT dan Umur dengan Kejadian GOTRAK pada TKBM Pelabuhan di Pelabuhan Pekanbaru. Penelitian ini bersifat kuantitatif analitik observasional dengan jenis desain studi penampang analitik. Sampel yang diambil adalah 126 pekerja yaitu seluruh populasi. Data primer dikumpulkan dengan cara observasional langsung, wawancara dengan menggunakan kuesioner, pengukuran berat beban dengan RWL dari NIOSH dan BRIEF Survey. Dilakukan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan multiple regresi analitik. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara Beban Fisik dengan Kejadian GOTRAK pada TKBM Pelabuhan (p = 0.000), POR = 21.219 (95%CI: 7.930 – 56.776). Masa kerja Confounding dengan beban fisik. Tidak ada hubungan IMT dan Umur dengan kejadian GOTRAK. Beban fisik ≥ 25 kg dengan PBM yang tidak benar berpengaruh terjadinya GOTRAK dibandingkan dengan beban fisik < 25 kg. Direkomendasikan kepada K-TKBM untuk mengikutsertakan anggota TKBM dalam Pelatihan PBM agar dapat mengurangi terjadinya GOTRAK.Downloads
Published
2026-01-23
How to Cite
Hastuty, M., Tresnaningsih, E., & Asril, A. (2026). Hubungan Beban Fisik Dengan Kejadian GOTRAK Pada TKBM Pelabuhan di Pelabuhan Pekanbaru. Jurnal Ners, 10(1), 1950–1955. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51463
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






