Pengaruh Edukasi Terhadap Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kemusu
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51179Abstract
Hipertensi merupakan suatu keadaan yang mempengaruhi jantung dan pembuluh darah yang sering kali disebut pembunuh diam – diam, kondisi ini umumnya tidak menunjukkan tanda – tanda tetapi dapat menyebabkan masalah yang serius. Suatu kondisi dianggap hipertensi jika tekanan darah sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih dan diastolik 90 mmHg. Tingkat kepatuhan mengonsumsi obat hipertensi di Indonesia masih relatif rendah sehingga diperlukan edukasi dapat meningkatkan kesadaran pasien. Mengetahui dampak pendidikan terhadap ketaatan pengambilan obat pada pasien hipertensi di area Puskesmas Kemusu. Metode desain penelitian yang digunakan adalah Quasi-Eksperimental dengan rancangan non-randomized control group pretest-posttest Sampel sejumlah 120 responden (60 intervensi, 60 kontrol) diambil menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi menggunakan video berdurasi 5 menit mengenai pentingnya kepatuhan minum obat hipertensi. Kepatuhan minum obat diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Setelah edukasi, terjadi peningkatan signifikan skor kepatuhan minum obat terhadap kelompok intervensi dengan nilai p=0,001 (p< 0,05) dengan koefisien Hal ini menunjukkan edukasi memberi dampak efektif dalam meningkatkan kepatuhan pasien. Pendidikan kesehatan memberikan dampak yang baik terhadap ketaatan pasien hipertensi dalam mengonsumsi obat. Intervensi edukasi disarankan dilakukan secara rutin di fasilitas kesehatan guna mencegah komplikasi serta meningkatkan kualitas hidup pasien.Downloads
Published
2026-01-16
How to Cite
Cholifah, D. N., & Rosyid, F. N. (2026). Pengaruh Edukasi Terhadap Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kemusu. Jurnal Ners, 10(1), 1676–1683. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51179
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






