Hubungan Tingkat Stres Ujian Dengan Status Tekanan Darah Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51169Abstract
Mahasiswa termasuk kedalam kelompok yang rentan mengalami stres akademik terutama saat menghadapi ujian. Stres merupakan suatu respons fisiologis maupun psikologis yang berpotensi mempengaruhi fungsi tubuh, termasuk peningkatan tekanan darah. Hal ini dapat memicu gejala seperti pusing, jantung berdebar, dan kelelahan, namun seringkali diabaikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres saat ujian dan kondisi tekanan darah pada mahasiswa keperawatan. Desain penelitian yang diterapkan adalah analisis korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah peserta dalam studi ini adalah 207 mahasiswa keperawatan yang dipilih dengan metode purposive sampling. Tingkat stres dinilai melalui kuesioner standar yang disebut Perceived Stress Scale-10 (PSS-10), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer yang diukur sebanyak dua kali yaitu pada masa pembelajaran biasa dan pada masa ujian. Analisis data dilakukan menggunakan uji non-parametrik Spearman Rank Correlation. Temuan studi mengindikasikan adanya korelasi yang penting antara tingkat stres saat ujian dan kondisi tekanan darah pada mahasiswa keperawatan (ρ = 0,000 ; r = 0,449) untuk tekanan darah sistolik dan (ρ = 0,000 ; r = 0,423) untuk tekanan darah diastolik.Downloads
Published
2026-01-16
How to Cite
Bella, P. A. C., & Rosyid, F. N. (2026). Hubungan Tingkat Stres Ujian Dengan Status Tekanan Darah Pada Mahasiswa Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Ners, 10(1), 1690–1695. https://doi.org/10.31004/jn.v10i1.51169
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ners

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






